Apa Itu Elastomer Bearing Pad? Fungsi, Cara Kerja, dan Standar SNI/AASHTO Pada Jembatan
29 Oct 2025
Banyak pengguna jalan tidak menyadari bahwa kenyamanan dan keselamatan saat melintasi jembatan bergantung pada komponen kecil yang berada di antara girder dan pier: Elastomer Bearing Pad (EBP). Ketika spesifikasinya tidak sesuai, risiko getaran berlebih, slip tumpuan, hingga retak pada struktur dapat meningkat dan pada akhirnya memicu biaya perbaikan yang tinggi.
Apa Itu Elastomer Bearing Pad?
Elastomer Bearing Pad adalah bantalan elastomer yang dipasang di antara superstructure (girders) dan substructure (pier atau abutment) pada jembatan untuk memastikan struktur mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi dinamis dan perubahan lingkungan.
Pad ini umumnya berbahan:
- Natural Rubber (NR)
- Chloroprene Rubber (CR / Neoprene)
Penggunaannya wajib mengikuti persyaratan SNI 3967 dan AASHTO LRFD sebagai standar desain jembatan di Indonesia.
Fungsi Utama Elastomer Bearing Pad
- Menahan dan mendistribusikan beban vertikal dari girder ke pier/abutment
- Menyerap gaya horizontal akibat pengaruh lalu lintas atau angin
- Mengakomodasi ekspansi-kontraksi termal girder
- Mengizinkan rotasi pada titik tumpuan saat struktur menerima beban
- Mengurangi getaran dinamis saat kendaraan berat melintas
- Mencegah kontak langsung antara baja-beton yang dapat memicu korosi
Dengan fungsi tersebut, pad akan menjaga struktur tetap stabil meskipun mengalami pergerakan konstan.
Cara Kerja Elastomer Bearing Pad
- Lapisan elastomer menawarkan fleksibilitas untuk pergerakan horizontal dan rotasi
- Reinforcement internal (pada tipe tertentu) membantu menahan beban vertikal besar
- Ketika beban bekerja atau suhu berubah, pad akan berubah bentuk untuk mengakomodasi gerakan lalu kembali ke bentuk semula
Gerakan kecil yang terjadi terus-menerus inilah yang meningkatkan umur layanan jembatan.
Untuk pilihan Elastomer Bearing Pad yang telah memenuhi SNI 3967 dan AASHTO LRFD dengan sertifikat pengujian resmi, silakan lihat halaman produk resmi kami.
Jenis Elastomer Bearing Pad
1. Plain Elastomer Bearing Pad
- Tanpa pelat baja internal
- Cocok untuk bentang pendek atau beban ringan
- Ekonomis dan pemasangan lebih sederhana
2. Laminated Elastomer Bearing Pad
- Lapisan elastomer dengan internal steel plate reinforcement
- Digunakan pada jembatan dengan beban lebih besar
- Lebih stabil untuk lalu lintas padat dan proyek skala nasional
Pada pembangunan jembatan modern, tipe laminated dominan dipilih karena kekuatan dan ketahanannya lebih baik.
Kepatuhan Standar SNI dan AASHTO
Elastomer Bearing Pad berkualitas harus memenuhi:
- SNI 3967 - Elastomeric Bearings
- AASHTO LRFD Bridge Design Specification
Poin standar yang perlu diperhatikan:
- Hardness elastomer 50-70 Shore A
- Kekuatan tarik dan elongation sesuai batas minimum
- Ketebalan & jumlah lapisan internal reinforcement sesuai desain
- Shear modulus memenuhi perhitungan teknis
- Pengujian laboratorium resmi dan bersertifikat
Standar inilah yang memastikan keamanan, stabilitas, dan masa pakai panjang dari struktur jembatan.
Kesalahan Umum dalam Pemilihan Pad
- Memilih produk di bawah spesifikasi desain
- Tidak memperhatikan pergerakan & rotasi maksimum girder
- Mengutamakan harga daripada kualitas material
- Menggunakan tipe plain pad pada aplikasi heavy load
- Mengabaikan sertifikat uji yang relevan
Pad yang tidak sesuai desain dapat menyebabkan peningkatan vibrasi dan kerusakan dini pada jembatan.
Cara Memastikan Pad Sesuai Spesifikasi
- Periksa hardness, tensile strength, elongation, dan shear modulus
- Sesuaikan material dengan kondisi lingkungan (NR untuk umum, CR untuk lingkungan agresif)
- Gunakan pemasok yang mampu menyediakan sertifikat uji standar SNI/AASHTO
- Cek kembali dimensi & kapasitas sesuai hasil perhitungan engineer
- Pertimbangkan lalu lintas kendaraan berat & umur layanan desain
Keputusan teknis yang tepat akan melindungi investasi infrastruktur jangka panjang.
Contoh Kasus di Infrastruktur Nasional
Beberapa proyek rehabilitasi jembatan menunjukkan adanya gejala:
- Getaran meningkat saat kendaraan berat melintas
- Perubahan kecil pada posisi girder pada tumpuan
Analisa lapangan mengungkapkan:
- Hardness elastomer di bawah batas minimum
- Tidak terdapat pelat internal pada pad yang menerima beban besar
Setelah pad diganti dengan tipe laminated dan hardness sesuai perhitungan, struktur kembali stabil dan nyaman dilewati.
Kenapa Pilih PT Dhimas Mitra Internasional?
- Produksi Langsung dari Pabrik PT Dhimas Mitra Internasional Elastomer Bearing Pad
- Spesifikasi memenuhi SNI 3967 & AASHTO LRFD
- Kualitas terjamin melalui sertifikasi uji laboratorium
- Pengiriman nasional meliputi seluruh kota industri di Indonesia
- Dukungan teknis untuk perhitungan & dokumen QC
Kami memahami bahwa infrastruktur jembatan adalah investasi jangka panjang, sehingga setiap detail spesifikasi harus tepat.
Kesimpulan
Elastomer Bearing Pad berperan penting dalam menjaga integritas dan kenyamanan struktur jembatan.
Pemilihan dan pengujian yang tepat akan:
- Meminimalkan risiko kerusakan
- Mengurangi biaya perawatan
- Menjamin umur pakai struktur tetap panjang
Untuk mendapatkan bearing pad yang jelas spesifikasinya dan sesuai standar desain, pastikan bekerja dengan penyedia yang berpengalaman dan terpercaya di bidang infrastruktur nasional.
Hubungi Kami:
WA: +62 821-3165-8840
PT Dhimas Mitra Internasional
Sumber Referensi:
- SNI 3967:2013 - Spesifikasi dan Metode Uji Bantalan Karet (Elastomer) untuk Perletakan Jembatan - (binamarga.pu.go.id)
- AASHTO LRFD Bridge Design Specifications, 4th Edition - (onlinepubs.trb.org/Onlinepubs/nchrp/nchrp_rpt_248.pdf)
- Elastomer Bearing Pads System - (bearingpad.blogspot.com/2012/12/elastomeric-bearing-pads-system.html)
